Dimas Prasidi

Mini Mind of Me

Template Putusan Untuk Percepatan Penyelesaian Perkara

leave a comment »

Pembahasan Format (template) Putusan untuk tingkat kasasi dan peninjauan kembali di Mahkamah Agung (10/8/2012)

Jakarta, PembaruanPeradilan.net

Rapat koordinasi Kelompok Kerja Manajemen Perkara yang dilaksanakan di Bogor pada Kamis-Jumat (9-10/8/2012) lalu turut pula membahas perkembangan penyusunan format (template) putusan untuk tingkat kasasi dan peninjauan kembali di Mahkamah Agung. Panitera Mahkamah Agung menyatakan proses penyusunan sudah memasuki tahap akhir.

“Saat ini sudah proses pembahasan akhir di masing-masing kamar jika sudah selesai akan disahkan dengan SK KMA,” terang Panitera sebagai penanggung jawab program penyusunan.

Penyusunan template putusan ini dilatarbelakangi kondisi tunggakan perkara yang cukup besar di Mahkamah Agung dikarenakan masih ada sekitar 73% perkara yang belum selesai proses minutasi (pembuatan proses putusan). Padahal untuk mengatasi kendala itu, MA sudah memiliki regulasi (SEMA No.14 Tahun 2010) yang menjamin ketersediaan softcopy berkas sebagai “bahan dasar” penyusunan konsep putusan ditambah sudah ada blangko putusan.

Kondisi faktual di Mahkamah Agung sudah memiliki database perkara dan sudah ada jaringan infrastruktur ke seluruh ruangan. Oleh karena itu, sangat memungkinkan apabila penyusunan konsep putusan menggunakantemplate yang berbasis aplikasi online.

Peneliti dari Lembaga Independensi Peradilan Dimas Prasidi yang terlibat aktif dalam penyusunan templateputusan ini menjelaskan sudah tersusun sebanyak 543 variasi/jenis template putusan. Banyaknya jenis ini diakibatkan adanya kebutuhan untuk menyusun pola template secara detail dari masing-masing jenis putusan.

“Jenis sebanyak ini berfungsi ketika integrasi ke dalam sistem aplikasi elektronik,” jelasnya.

Secara rinci, jenis template yang telah disusun untuk tingkat kasasi dan peninjauan kembali adalah sebanyak 85 jenis untuk perkara perdata dan perkara khusus, 164 jenis untuk perkara pidana dan pidana khusus, 62 jenis untuk perkara perdata agama, 25 jenis untuk perkara tata usaha negara dan 164 jenis untuk perkara pidana militer.

Sebagai rencana tindak lanjut, konsep template putusan yang sudah final akan disahkan dengan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung yang kemudian dilakukan alih proses ke dalam bentuk aplikasi elektronik. Selanjutnya ada kebutuhan untuk pelatihan bagi para operator, panitera pengganti dan askor untuk penggunaan aplikasi.

“Setelah selesai perumusan, akan diplenokan tingkat hakim agung untuk disetujui kemudian disahkan oleh KMA. Harapannya, template akan mempercepat penyelesaian perkara di MA,” terang Ketua Muda Perdata Suwardi.(*)

[ya]

sumber

Written by dimasprasidi

September 18, 2014 at 8:47 am

Posted in Berita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: